TRIBUNNEWSCOM - Inilah bacaan doa Nabi Yunus agar terlepas dari kesulitan, lengkap dengan tulisan arab, latin dan artinya.. Doa Nabi Yunus terdapat dalam Al Quran Surat Al Anbiya' Ayat 87. Doa
Viewctu analisis ayat surah al baqarah [1] Here you find the translation in English and Urdu with Arabic of Ayat of Surah Al-i'Imran He begins his lecture with how there was always a Battle of Adam AS on one side and the angels and Shayateen on either side of Adam AS It consists of 286 verses (), 6,201 words and 25,500 letters Mgma Anesthesia
pkSubject: Al-Qur'an Indo-Pak Style Created Date: 3/2/2008 7:09:27 PM Al-Baqarah (the Cow) has been so named from the story of the Cow occurring in this Surah (vv Listen the best audio Tilawat of Surah Ar-Rahman by Shaikh Abd-ur Rahman As-Sudais, with option to read Arabic text and English text on screen Full Surah Al- Baqarah With Complete
Yasaluunaka 'anil anfaali qulil anfaalu lillaahi war Rasuuli fattaqul laaha wa ahlihuu zaata bainikum wa atii'ul laaha wa Rasuulahuuu in kuntum mu'miniin. 1. Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah, "Harta rampasan perang itu milik Allah dan Rasul (menurut ketentuan Allah dan Rasul-Nya), maka
Itis the circular structuring that we see in Al-Baqarah and many other parts of the Glorious Quran (i Surah yaseen sharif full english- yaallah A subject-wise analysis of Surah Baqarah, the longest of the Quranic surahs, reveals that the surah can be distinctly divided into an introduction, a main body comprising four sections, and a
مَآاٰمَنَتْ قَبْلَهُمْ مِّنْ قَرْيَةٍ اَهْلَكْنٰهَاۚ اَفَهُمْ يُؤْمِنُوْنَ. Mā āmanat qablahum min qaryatin ahlaknāhā, afahum yu'minūn (a). Tidak ada satu pun (penduduk) negeri sebelum mereka yang telah Kami binasakan itu beriman, (padahal telah Kami kirimkan bukti).
Bacaayat Al-Quran, Tafsir, dan Konten Islami Bahasa Indonesia 81 Menutup aurat 82 Dada 83 Tapsir albaqoroh ayat 216 84 Al Baqarah ayat 275 85 ayat+tentang+sejarah 86 Sunan+ibnu+majah+no+987 87 Al Baqarah ayat 276 88 Darat 89 kerusakan 90 al-alaq ayat 1-5 91 surat+as-syu'ara+80 92 al isra ayat 70 93 al-nah ayat 125 94 Mudah bagi Allah
ArabLatin: Wa adkhalnāhum fī raḥmatinā, innahum minaṣ-ṣāliḥīn. Artinya: Kami telah memasukkan mereka kedalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh. « Al-Anbiya 85 Al-Anbiya 87 » Dapatkan pahala jariyah dan rahasia rezeki berlimpah, klik di sini sekarang. Tafsir Surat Al-Anbiya Ayat 86 (Terjemah Arti)
Search Surah Baqarah Full Pdf. And Allah is the best of providers | Surah Al-Jumu'ah Ayah 11 by Sudais full Qur'an Tafseer PDF Holy Qur an Surah Al Baqarah Ayat 1 86 Allah in the name of The Most Affectionate, the Merciful Allah in the name of The Most Affectionate, the Merciful.
AlQur'an Surat Al-Anbiya: 87, Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, Surat Al Anbiyaa' yang terdiri atas 112 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah. Dinamai surat ini dengan al anbiyaa'(nabi-nabi
SuratAl Baqarah Ayat 183: Bacaan Latin, Arti dan Keutamaan. Tue, 02 Aug 2022 15:31. Daftar Tajwid Surat Ali Imran Ayat 190-191 secara Lengkap. Wed, 20 Jul 2022 17:16. Bacaan Surat Al-Anbiya Ayat 87-88 Latin dan Terjemahannya. Wed, 22 Jun 2022 17:10. Al Maidah Ayat 32: Bacaan Latin, Arti, Makna dan Penerapan dalam Kehidupan
RINGTIMESSITUBONDO - Mari kita simak bacaan surat Al-Anbiya ayat 87 dan 8i yang digunakan oleh Nabi Yusuf melindungi diri orang-orang yang akan mencelakai dirinya.. Agar selalu dalam perlindungan Allah SWT, maka dari itu Nabi Yunus meminta perlindungan dan pertolongan dengan cara membaca surat Al-Anbiya ayat 87 dan 88.. Jika kita sedang dihadapi kesulitan dan gangguan maka, surat Al-Anbiya
Bacaayat Al-Quran, Tafsir, dan Konten Islami Bahasa Indonesia 46 ibrahim 32 47 ar rahman 26 48 Tafsir+Surah+al+anfal+ayat+72+menurut+al+maraghi 49 luqman 50 ibrahim 7 51 Quran 52 rayap 53 Tajwid+surat+al+anbiya 54 An-nur ayat 43 55 Surat+ghafir+ayat+52 78 YUNUS 40 79 aurat 80 Hadits Ibnu Majah Nomor 2422 81 adam 82 ayat+tentang+sejarah
Inilah7 Ayat Al-Quran Sebagai Doa Saat Cemas Melanda.. Salam Perpisahan Penghuni Surga dengan Para Pendosa. Ayat-Ayat Sains tentang Perputaran Bulan dan Matahari. ألكافرون is the 109th Surah of the Quran. 21- Surah Anbiya 22- Surah Hajj. Surat Yasin Ayat 58-59. Surat Yasin Ayat 39-40.
DoaNabi Yunus dalam Surat Al Anbiya Ayat 87, Terlepas dari Kesulitan Inilah bacaan doa Nabi Yunus agar terlepas dari kesulitan, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya. Senin, 23 Mei 2022 . Doa Terlepas dari Kesulitan, Doa Dibaca Nabi Yunus dalam Al Quran Surat Al Anbiya' Ayat 87
u0Cf. فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ وَوَهَبْنَا لَهُۥ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُۥ زَوْجَهُۥٓ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ يُسَٰرِعُونَ فِى ٱلْخَيْرَٰتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا۟ لَنَا خَٰشِعِينَ Arab-Latin Fastajabnā lahụ wa wahabnā lahụ yaḥyā wa aṣlaḥnā lahụ zaujah, innahum kānụ yusāri'ụna fil-khairāti wa yad'ụnanā ragabaw wa rahabā, wa kānụ lanā khāsyi'īnArtinya Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami. Al-Anbiya 89 ✵ Al-Anbiya 91 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangTafsir Menarik Mengenai Surat Al-Anbiya Ayat 90 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Anbiya Ayat 90 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada sekumpulan tafsir menarik dari ayat ini. Ada sekumpulan penjelasan dari banyak mufassir mengenai isi surat Al-Anbiya ayat 90, antara lain sebagaimana tercantum📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaMaka Kami mengabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya dalam kondisi tua renta, putranya, Yahya. Dan Kami menjadikan istrinya wanita baik akhlaknya dan wanita yang normal yang dapat mengandung dan melahirkan, setelah sebelumnya dia adalah seorang wanita yang mandul. Sesungguhnya mereka itu orang-orang yang bersegera menujun kepada setiap kebajikan, dan memohon kepada kami dengan penuh mengharap kebaikan yang ada di sisi Kami, juga takut terhadap siksaan Kami. Dan mereka adalah orang-orang yang tunduk lagi rendah hati.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram90. Maka Kami kabulkan doanya. Kami karuniakan padanya seorang putra bernama Yahya, dan menjadikan istrinya dapat mengandung setelah sebelumnya merupakan wanita yang mandul. Sesungguhnya Zakariya, istrinya dan putranya dahulu selalu bersegera dalam mengerjakan kebaikan, dan mereka senantiasa berdoa kepada Kami dengan mengharapkan pahala dari sisi Kami, dan merasa cemas dari adanya hukuman Kami, dan sungguh mereka adalah orang-orang yang khusyuk lagi tunduk kepada Kami.📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah90. فَاسْتَجَبْنَا لَهُۥ Maka Kami memperkenankan doanya Yakni mengabulkan doanya. وَوَهَبْنَا لَهُۥ يَحْيَىٰ dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya Telah disebutkan sebelumnya dalam surat Maryam. وَأَصْلَحْنَا لَهُۥ زَوْجَهُۥٓ ۚ dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung Dahulu istrinya mandul, kemudian Allah menjadikannya dapat memberi keturunan. Pendapat lain mengatakan dahulu istrinya memiliki akhlak yang buruk, kemudian Allah menjadikannya istri yang berakhlak baik. إِنَّهُمْ كَانُوا۟ يُسٰرِعُونَ فِى الْخَيْرٰتِSesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik Mereka senantiasa mempersembahkan amal kebaikan tanpa lelah. وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas Yakni mereka bersimpuh kepada Allah dengan harapan mendapat kebaikan dan dijauhkan dari keburukan baik itu di waktu lapang maupun di waktu susah. وَكَانُوا۟ لَنَا خٰشِعِينَDan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami Yakni tunduk dan merendahkan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia1 . Allah memberi nikmat kepada Zakaria dengan firman-Nya { وَأَصْلَحْنَا لَهُۥ زَوْجَهُۥٓ ۚ} "dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung" dari segi bahasa kata إصْلَاح berarti memperbaiki, oleh karena itu para ulama mengatakan menjadi kewajiban setiap kaum lelaki untuk senantiasa bersungguh-bersungguh mengharap ridho Allah dengan memperbaiki kadaan istrinya. 2 . Ayat ini merupakan manhaj yang benar dalam mengingatkan kita agar selalu memohon kebaikan kepada Allah tatkala disebutkan suatu kebaikan dari para orang-orang shalih. Abu Bakr ash-Shiddiq berkata Inilah kitab Allah, yang tidak akan pernah sirna keajaibannya, dan tidak akan mati cahayanya, mohonlah kalian darinya penerangan hari ini untuk hari yang akan sangat gelap, dan mohonlah kalian darinya nasihat dan penjelasannya, karena sesungguhnya Allah telah memuji dan memuliakan suatu kaum dalam firman-Nya { إِنَّهُمْ كَانُوا۟ يُسَٰرِعُونَ فِى ٱلْخَيْرَٰتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا۟ لَنَا خَٰشِعِينَ } "Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami" 3 . { إِنَّهُمْ كَانُوا۟ يُسَٰرِعُونَ فِى ٱلْخَيْرَٰتِ } "Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik" ayat tidak mengatakan يُسَٰرِعُونَ إلى ٱلْخَيْرَٰتِ karena mereka benar-benar berada dalam lingkaran itu, tidak untuk sekedar mencoba. 4 . Barangsiapa yang mengamati kisah para nabi yang diceritakan oleh Allah dalam surah al-Anbiya', dan bagaimana Ibrahim selamat dari kobaran api, dan Luth dari masyarakat kampung yang seluruhnya berbuat kekejian, dan Nuh dari pada ombak yang besar, dan juga bagaimana Allah mengajari Daud dan memahamkan kepada SUlaiman, juga bagaimana Allah membukakan kesususahan dari Ayyub, dan memberikan anak keturunan kepada Zakaria? kemudian Allah berfirman { إِنَّهُمْ كَانُوا۟ يُسَٰرِعُونَ فِى ٱلْخَيْرَٰتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا۟ لَنَا خَٰشِعِينَ } "Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami" niscaya ia akan memahami bagaimana doa-doa dan permintaan tu dikabulkan oleh Allah. 5 . Diantara gambaran keluarga harmonis adalah dimana sepasang suami-istri saling berlomba-lomba dalam kebaikan... istri membantu suaminya, dan suami membantu istrinya, mereka melukiskan detik-detik keharmonisan rumah tangga nabi yang dijadikan sebagai tolak ukur kebaikan untuk setiap keluarga; maka adakah yang mengambil pelajaran dari kisah Zakaria bersama istrinya? { إِنَّهُمْ كَانُوا۟ يُسَٰرِعُونَ فِى ٱلْخَيْرَٰتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا۟ لَنَا خَٰشِعِينَ } "Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami" niscaya ia akan memahami bagaimana doa-doa dan permintaan itu dikabulkan oleh Allah. 6 . { وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ} "dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas" Hasan al-Bashri berkata tentang ayat ini ketakutan mereka terus berlanjut sampai-sampai ketakutan itu tidak bisa terlepas dari hati meraka, jika datang mereka suatu kecendrungan, mereka takut jika itu adalah istidraj dari Allah bagi mereka, dan jika datang kepada mereka rasa cemas, mereka takut jika itu adalah perintah Allah agar diambil dari mereka apa yang dimiliki. 7 . Jika seorang mukmin mengamati ayat ini dengan seksama, niscaya akan mendapati bahwa jalan tepat bagi dirinya dalam ibadah dan kehidupannya, adalah dengan menyeimbangkan antara rasa harap dan cemas, tidak mengutamakan satu dari keduanya diatas lainnya, dan inilah yang menjadi pegangan para nabi dan orang terdahulu dari ummat ini.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah90. Lalu Kami kabulkan doanya dan Kami anugerahkan kepadanya anak yang bernama Yahya. Kami jadikan istrinya bisa melahirkan setelah sebelumnya mandul. Sesungguhnya Zakaria, istrinya, anaknya, Yahya, dan nabi-nabi yang telah disebutkan itu selalu bergegas untuk melakukan ketaatan dan tunduk kepada Kami seraya mengharapkan rahmat dan kebaikan dari Kami dan takut dari azab Kami dan perbuatan buruk baik dalam keadaan menderita maupun sejahtera. Dan mereka itu adalah orang-orang yang rendah hati dalam beribadah kepada Kami.📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah{lalu Kami mengabulkan doanya, menganugerahkan Yahya kepadanya, dan menjadikan shalihah istrinya} dan Kami menjadikan istrinya shalihah {Sesungguhnya mereka selalu bersegera} bersegera {dalam kebaikan dan berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas} mengharap pahala dan takut pada hukuman {Mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami} merendah dan tundukMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Al-Anbiya ayat 90 Setelah sebelumnya mandul berkat doa Zakaria. Inilah di antara pentingnya mencari teman hidup yang saleh agar mendapatkan pula kebaikannya. Setelah Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan para nabi dan rasul secara sendiri-sendiri, maka Allah puji mereka secara umum. Yakni ketaatan. Mereka segera melakukannya pada waktu-waktu yang utama, menyempurnakannya dan tidak meninggalkan satu keutamaan pun yang mampu dilakukan kecuali dilakukannya serta memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Maksudnya, mereka meminta kepada Allah dalam hal yang yang diinginkan yang terkait dengan maslahat dunia dan akhirat, serta berlindung kepada-Nya dari sesuatu yang tidak diinginkan yang ada di dunia dan akhirat. Mereka berharap dan cemas, tidak lalai dan tidak mengulur-ulur. Menurut Ats Tsauri, maksud dengan harap dan cemas adalah, bahwa mereka mengharapkan apa kenikmatan yang ada di sisi-Nya dan takut terhadap azab di sisi-Nya. Dalam ibadahnya. Hal ini karena tingginya ma’rifat pengenalan mereka terhadap Tuhan mereka.📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Anbiya Ayat 90Karena zakaria terus berusaha dan tekun berdoa memohon keturunan, maka kami kabulkan doa-Nya, meskipun istrinya sudah tua dan mandul. Dan kami pun menganugerahkan kepadanya yahya, seorang anak yang cerdas dan saleh; dan kami jadikan istrinya yang tua dan mandul itu dapat mengandung. Sungguh, mereka, zakaria dan istrinya, senantiasa bersegera dalam mengerjakan berbagai kebaikan yang menyebabkan doanya dikabulkan; dan mereka senantiasa berdoa kepada kami untuk mendapatkan keturunan dengan penuh harap akan dikabulkan dan cemas karena menyadari istrinya tua dan mandul. Dan mereka orang-orang yang khusyuk, dalam beribadah dan berdoa kepada kami. 91. Dan ingatlah kisah maryam, seorang perempuan salehah, yang memelihara kehormatannya dari berbuat zina, bahkan dari sentuhan laki-laki. Lalu kami tiupkan roh dari kami ke dalam rahim-Nya sehingga ia hamil; dan kami jadikan dia dan anaknya sejak lahir sebagai tanda kebesaran Allah bagi seluruh alam, karena anak itu lahir tanpa ayah, bisa berbicara sejak bayi dan menyatakan dirinya hamba Allah, serta menjadi nabi dan rasul dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikian beraneka penjabaran dari kalangan mufassir terhadap makna dan arti surat Al-Anbiya ayat 90 arab-latin dan artinya, semoga membawa faidah bagi kita semua. Dukunglah usaha kami dengan mencantumkan tautan menuju halaman ini atau menuju halaman depan Konten Tersering Dicari Telaah berbagai konten yang tersering dicari, seperti surat/ayat Al-Isra, Innallaha Ma’ash Shabiriin, Fatir 37, Ibrahim 7, An-Nisa 36, Al-Baqarah 177. Serta Ayat 15 Lima Belas, Al-Qashash 77, Al-Buruj, Ar-Rahman 13, Yasin 82, Ar-Rum 21. Al-IsraInnallaha Ma’ash ShabiriinFatir 37Ibrahim 7An-Nisa 36Al-Baqarah 177Ayat 15 Lima BelasAl-Qashash 77Al-BurujAr-Rahman 13Yasin 82Ar-Rum 21 Pencarian surah al-falaq latin, ayat sabihis, qs al ahzab 33 ayat 70 menegaskan bahwa allah swt menyeru orang beriman untuk, doa dhuha dan terjemahan, makna surat al maidah ayat 48 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah
وَمَآ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًا نُّوحِىٓ إِلَيْهِمْ ۖ فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ Arab-Latin Wa mā arsalnā qablaka illā rijālan nụḥī ilaihim fas`alū ahlaż-żikri ing kuntum lā ta'lamụnArtinya Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu Muhammad, melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui. Al-Anbiya 6 ✵ Al-Anbiya 8 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangTafsir Mendalam Terkait Surat Al-Anbiya Ayat 7 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Anbiya Ayat 7 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beberapa tafsir mendalam dari ayat ini. Ada beberapa penjabaran dari berbagai mufassirin terhadap kandungan surat Al-Anbiya ayat 7, di antaranya seperti berikut📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaDan Kami tidak mengutus rasul sebelummu wahai rasul kecuali orang-orang lelaki dari bangsa manusia. Kami wahyukan kepada mereka wahyu. Kami tidak pernah mengutus malaikat. Maka bertanyalah kalian wahai orang-orang kafir Makkah kepada orang-orang yang berilmu terhadap kitab-kitab terdahulu yang telah diturunkan, jika kalian memang tidak mengetahuinya.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram7. Dan tidaklah Kami mengutus sebelum engkau -wahai Rasul- melainkan beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang Kami berikan wahyu kepada mereka. Kami tidak mengutus mereka sebagai sosok Malaikat, maka tanyakanlah kepada Ahli Kitab sebelum kalian yang mengetahui hal itu bila kalian benar-benar tidak mengetahuinya.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah7-8. Hai Rasulullah, Tidaklah Kami mengutus rasul sebelummu melainkan dia dari golongan manusia, bukan dari golongan malaikat. Hai orang-orang yang mendustakan, maka tanyakanlah orang-orang yang memiliki ilmu tentang al-Qur’an, Taurat, dan Injil jika kalian tidak mengetahui hal itu. Kami tidak menjadikan para nabi sebagai makhluk yang berbeda dengan manusia lainnya, seperti malaikat yang tidak makan dan minum; dan para nabi itu bukanlah makhluk yang kekal hidup di dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah7. وَمَآ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًا نُّوحِىٓ إِلَيْهِمْ ۖ Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu Muhammad, melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka Yakni Kami tidak mengutus orang sebelummu kepada umat-umat terdahulu melainkan laki-laki dari jenis manusia, dan Kami tidak mengirim kepada mereka para malaikat. فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَmaka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui Mereka adalah para ahli kitab orang-orang Yahudi dan Nasrani; tanyakanlah kepada mereka jika kalian tidak mengetahui bahwa para utusan Allah adalah dari golongan manusia. Begitu juga segala hal yang tidak diketahui oleh seseorang, hendaklah ia menanyakannya pada orang-orang yang memiliki pengetahuan tentang hal tersebut.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah7. Allah menanggapi mereka dengan firmanNya “Wahai Nabi, perlu kamu ketahui bahwa Kami tidak mengutus sebelum kamu kecuali para rasul laki-laki yang Kami wahyukan ayat-ayat Kami kepada mereka. Maka tanyakanlah kepada para ahli kitab samawi terdahulu, jika kamu tidak mengetahui bahwa seluruh nabi dan rasul itu adalah manusia biasa📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahKami tidak mengutus sebelum kamu melainkan beberapa laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka. Maka bertanyalah kepada orang yang berilmu} orang-orang yang ahli kitab {jika kalian tidak mengetahuiMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H7-9. Ini merupakan sanggahan atas lontaran syubhat kalangan orang-orang yang mendustakan Rasulullah. Mereka berkomentar, “Kenapa dia seorang rasul bukan seorang malaikat yang tidak membutuhkan makanan dan minuman serta mondar-mandir berurusan dengan pasar-pasar! Kenapa dia tidak abadi!” bila dia tidak demikian, berarti menunjukkan dia bukan seorang utusan Allah.” Rangkaian syunhat ini, masih saja menancap di hati-hati kaum yang mendustakan para rasul. Mereka serupa dalam kekufuran, sehingga pernyataan-pernyataan mereka pun senada. Berikutnya, Allah menangkis syuhat orang-orang yang mendustakan Rasulullah, namun mengakui penetapan eksistensi para rasul sebelum beliau. Kalau tida ada Nabi melainkan Nabi Ibrahim saja –yang telah diakui kenabbiannya oleh seluruh golongan, yang mana kaun musyrikin melancarkan klaim berpegang teguh pada agama dan ajaran Ibrahim bahwa para rasul sebelum Muhammad semuanya dari kalangan manusia, yang makan makanan, dan berjalan-jalan di pasar-pasar, dan muncul kejadian-kejadian manusiawi yang menimpa mereka seperti kematian dan kejadian lainnya, serta bahwa Allah telah mengutuus mereka kepada kaum dan ummat mereka; lalu sebagian beriman kepada mereka, dan adapula yang mendustakan, dan bahwa Allah benar-benar akan merealisasikan bagi mereka sesuatu yang telah dijanjikan, berupa keselamatan dan kebahagiaan bagi mereka para utusan Allah dan para pengikut, dan akan membinasakan orang-orang yang melampaui batas, lagi mendustakan mereka-, maka mengapa banyak syubhat batil yang diarahkan kepada Muahammad dalam rangka mengingkari risalahnya, padahal realita-realita itu melekat pada para saudaranya dari kalangan para rasul yang diakui oleh para pendusta kenabian Muhammad? Ini adalah konsekuensi yang begitu jelas bagi mereka. Jika mereka mengakui kerasulan dari kalangan manusia, namun tidak mau menetapkan seorang rasul dari selain kalangan manusia, maka berarti syubhat mereka tentang Nabi Muhammad batil. Mereka telah mematahkannya sendiri dengan pengakuan mereka mengenai rusaknya syubhat mereka dan adanya kontradiksi di tengah pola pikir mereka tentang itu. Andai alangkah mereka ini diprediksi menuju pengingkaran kenabian dari kalangan manusia seutuhnya, tidak ada satu pun nabi, melainkan seorang malaikat yang abadi, tidak makan makanan, maka sungguh Allah telah menyanggah syubhat ini dengan FirmanNYa, "Dan mereka berkata "Mengapa tidak diturunkan kepadanya Muhammad seorang malaikat?" dan kalau Kami turunkan kepadanya seorang malaikat, tentu selesailah urusan itu, kemudian mereka tidak diberi tangguh sedikit pun. Dan kalau Kami jadikan rasul itu dari malaikat, tentulah Kami jadikan dia berupa laki-laki dan jika Kami jadikan dia berupa laki-Iaki, Kami pun akan jadikan mereka tetap ragu sebagaimana kini mereka ragu." Al-An’am8-9 Dan bahwa manusia tidak mempunyai kekuatan dalam menerima wahyu dari malaikat secara langsung, "Katakanlah "Kalau seandainya ada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami turunkan dari langit kepada mereka malaikat menjadi rasul". Al-Isra95. Jikalau timbul keraguan pada kalian, dan kalian tidak mengetahui selu-beluk para rasul yang sudah lewat, hendaknya mereka bertanya kepada orang-orang yang berilmu tentang kitab-kitab yang terdahulu. Misalnya, para ulama yang menguasai Taurat dan INjil. Mereka bakal memberitahukan tentang ilmu yang mereka miliki kepada kalian, dan bahwa seluruh rasul adalah manusia yang berasal dari jenis bangsa yang diberikan risalah obyek dakwah. Ayat ini, meskipun sebabnya khusus mengenai pertanyaan tentang jatii diri para rasul yang telah berlalu kepada ahli dzikir, yaitu ulama, tapi sesungguhnya konteksnya umum, mencakup setiap permasalahan agama, perkara yang inti atau cabangnya. Jika seseorang tidak mempunyai pengetahuan tentangnya, hendaknya dia menanyakannya kepada orang yang mengetahuinya. Dalam keterangan ini terkandung pelajaran, adanya perintah untuk belajar dan bertanya kepada ulama. Tidaklah diperintahkan untuk bertanya kepada mereka ulama melainkan karena mereka wajib mengajarkan ilmu dan menjawab permasalahan yang mereka ketahui. Di dalam pengkhususan melontarkan pertanyaan kepada ulama, terkandung larangan bertanya kepada orang yang sudah dikenal dengan kebodohannya dan tida berilmu. Di dalamnya juga terkandung larangan bagi orang yang bodoh untuk memposisikan diri untuk menjawab. Dalllam ayat ini termuat sebuah dalil bahwa tidak ada nabi dari kalangan wanita, termasuk Maryam atau lainnya bukan nabi. Hal ini berdasarkan Firman Allah, “Melainkan beberapa orang laki-laki.”📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Al-Anbiya ayat 7 Bukan malaikat, dan bukan wanita. Ayat ini merupakan bantahan terhadap syubhat orang-orang yang mendustakan rasul yang mengatakan, “Mengapa rasul itu tidak seorang malaikat saja, sehingga tidak butuh makan, minum, pergi ke pasar? Demikian pula, mengapa mereka tidak kekal?” Allah menjawab syubhat ini, bahwa para rasul sebelum Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, mereka semua adalah manusia, termasuk Nabi Ibrahim yang diakui semua kalangan dan bahwa mereka orang-orang musyrik –menurut persangkaannya- berada di atas ajarannya, padahal tidak. Jika kamu masih ragu-ragu dan tidak memiliki pengetahuan tentang keadaan para rasul dahulu. Seperti orang-orang yang mengetahui isi Taurat dan Injil. Ayat ini meskipun sebabnya khusus, yakni untuk bertanya keadaan para rasul kepada orang yang berpengetahuan ahli ilmu, akan tetapi ia umum, sehingga apabila seseorang tidak memiliki ilmu tentang masalah agama yang ushul dasar maupun yang furu’ cabang, maka ia diperintahkan untuk bertanya kepada orang yang mengetahuinya. Dalam ayat ini tedapat perintah belajar dan bertanya kepada ahlinya. Kita tidak diperintahkan bertanya kepada ahli ilmu, kecuali karena ahli ilmu berkewajiban mengajarkan dan menjawab sesuai yang mereka ketahui. Diperintahkan bertanya kepada ahli ilmu menunjukkan dilarangnya bertanya kepada orang yang terkenal kebodohannya dan tidak berilmu, dan larangan baginya untuk maju menjawab pertanyaan.📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Anbiya Ayat 7Dan kami, wahai Muhammad, tidak mengutus para rasul sebelum engkau, melainkan beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang kami beri wahyu kepada mereka. Kami tidak mengutus para malaikat untuk menjadi rasul bagi manusia. Maka tanyakanlah, wahai kaum kafir mekah, kepada orang yang berilmu tentang kitab Allah yang diturunkan sebelum Al-Qur'an, jika kamu tidak mengetahui persoalan ini. dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangItulah beraneka penafsiran dari banyak ahli ilmu terkait kandungan dan arti surat Al-Anbiya ayat 7 arab-latin dan artinya, moga-moga memberi kebaikan bagi ummat. Sokonglah kemajuan kami dengan memberikan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan Halaman Paling Banyak Dicari Terdapat banyak topik yang paling banyak dicari, seperti surat/ayat Ar-Rum 21, Al-Buruj, Al-Qashash 77, Al-Baqarah 177, Ayat 15 Lima Belas, Innallaha Ma’ash Shabiriin. Ada juga Ibrahim 7, Yasin 82, Ar-Rahman 13, Al-Isra, Fatir 37, An-Nisa 36. Ar-Rum 21Al-BurujAl-Qashash 77Al-Baqarah 177Ayat 15 Lima BelasInnallaha Ma’ash ShabiriinIbrahim 7Yasin 82Ar-Rahman 13Al-IsraFatir 37An-Nisa 36 Pencarian at taubah ayat 31, surat yasin ayat 7, qs shad, surat al-maidah ayat 16, sura5 yasin Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah
Ilustrasi seorang laki-laki sedang membaca Surah Al-Anbiya ayat 87-88 latin. Foto MoslemSurah Al-Anbiya merupakan surah ke-21 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 112 ayat dan tergolong ke dalam surah Makkiyyah. Bacaan Surah Al-Anbiya ayat 87-88 latin dan terjemahannya adalah beberapa ayat yang perlu dipelajari karena mengandung makna penting di dalamnya. Al-Anbiya itu sendiri artinya “Nabi-Nabi”. Dinamakan demikian karena mengisahkan tentang para nabi, di antaranya Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Daud, Nabi Sulaiman, Nabi Yunus, Nabi Ayub, hingga Nabi Zakaria. Umat Islam yang membaca surah ini akan mendapat keringanan berupa hisab yang mudah. Selain itu mereka akan berkesempatan menjabat tangan semua Nabi yang disebut dalam surah ini. Sebagaimana Nabi SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang membaca surah ini, Allah akan menghisabnya dengan hisab yang mudah. Semua nabi yang disebutkan dalam surah ini akan menjabat tangannya dan mengucapkan salam kepadanya." Tafsirul Burhan, Juz 5 205Lantas, surah Al Anbiya ayat 87 dan 88 dalam surah tersebut membahas tentang kisah nabi siapa? Agar mengetahui informasinya lebih lanjut, simak penjelasannya di artikel Al Anbiya Menceritakan tentang Apa?Ilustrasi Al-Quran. Foto FreepikSebelum membahas surah Al Anbiya ayat 87 dan 88, ketahui dahulu makna surah ini secara menyeluruh. Mengutip Tafsir Al-Quranul majin An-Nur oleh ash-shiddieqy 2011, surah Al Anbiya turun sesudah surah Thaha. Surah Al Anbiya dimulai dengan keterangan-keterangan yang diberikan sebagai penutup surah yang sebelumnya tersebut. Surah ini juga memaparkan bahwa orang kafir tidak peduli dengan adanya hari kiamat dan itu, apa saja pokok kandungan surah Al Anbiya? Inilah pokok kandungan Surah Al-Anbiya yang perlu diketahuiMenceritakan kisah beberapa nabiMenerangkan bahwa langit dan bumi akan binasa jika ada tuhan selain bahwa semua Rasul membawa ajaran bahwa setiap makhluk yang bernyawa pasti akan bahwa cobaan pada manusia bisa berbentuk kebaikan dan tentang adanya hari kiamat yang terjadi secara tuntutan kaum musyrik terhadap Rasulullah untuk mendatangkan mukjizat selain Al-Qur' kehancuran umat manusia akibat bahwa Allah menciptakan langit dan bumi beserta Ya'juj dan Ma'juj sebagai tanda terjadinya hari kiamat dan sesuatu yang berasal dari Surah Al-Anbiya Ayat 87-88Ilustrasi Al-Qur'an yang mengandung Surah Al-Anbiya ayat 87-88 latin. Foto ShiblyBerikut adalah terjemahan dari surah Al Anbiya ayat 87 dan 88وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚWa żan-nụni iż żahaba mugāḍiban fa ẓanna al lan naqdira 'alaihi fa nādā fiẓ-ẓulumāti al lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu “Dan ingatlah kisah Zun Nun Yunus, ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, ”Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”فَاسْتَجَبْنَا لَهٗۙ وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّۗ وَكَذٰلِكَ نُـْۨجِى الْمُؤْمِنِيْنَFastajabnā lahụ wa najjaināhu minal-gamm, wa każālika nunjil-mu` “Maka Kami kabulkan doanya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.”Surah Al Anbiya ayat 88 dan 87 sebaiknya tidak hanya dibaca, tetapi juga diresapi dan dipahami pokok kandungan yang ada di dalamnya. Dengan begitu, setiap muslim diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah Membaca Surah Al AnbiyaIlustrasi masjid. Foto sekali manfaat dan khasiat dari membaca surah Al Anbiya. Beberapa di antaranya ialah sebagai berikut1. Selamat dari bencanaDalam surah Al Anbiya ayat 76, dikatakan bahwa Nabi Nuh selamat dari bencana yang sangat besar. Berikut dalilnyaوَنُوحًا إِذْ نَادَىٰ مِن قَبْلُ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ“Dan ingatlah kisah Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta keluarganya dari bencana yang besar.”2. Menyembuhkan penyakitSeperti dikisahkan bahwa Nabi Ayub mempunyai ketabahan luar biasa saat diuji dengan penyakit kulit hingga mengeluarkan nanah. Namun Nabi Ayub tidak pernah menyerah dan selalu berdoa kepada Allah agar diberi kesembuhan. Berikut doa yang dipanjatkan Nabi Ayub kepada Allah SWT saat meminta kesembuhanوَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ“Dan ingatlah kisah Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang. QS Al Anbiya 83فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِن ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ“Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.” QS Al Anbiya 84.3. Bebas dari rasa sulit, sedih dan khawatirفَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُنجِي الْمُؤْمِنِينَ“Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” QS Al Anbiya 88.4. Memperoleh keturunanفَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ“Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” 5. Memperoleh jodohوَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ"Dan ingatlah kisah Zakaria tatkala ia menyeru Tuhannya Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik." QS Al Anbiya Ayat 89Itu dia penjelasan mengenai bacaan surah Al Anbiya, khususnya ayat 87 dan 88. Ayat tersebut juga bisa digunakan untuk wasilah atau doa agar semua hajat kita dikabulkan oleh Allah SWT.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِاِقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِيْ غَفْلَةٍ مُّعْرِضُوْنَ ۚTelah semakin dekat kepada manusia perhitungan amal mereka, sedang mereka dalam keadaan lalai dengan dunia, berpaling dari akhirat. مَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ ذِكْرٍ مِّنْ رَّبِّهِمْ مُّحْدَثٍ اِلَّا اسْتَمَعُوْهُ وَهُمْ يَلْعَبُوْنَ ۙSetiap diturunkan kepada mereka ayat-ayat yang baru dari Tuhan, mereka mendengarkannya sambil bermain-main. لَاهِيَةً قُلُوْبُهُمْۗ وَاَسَرُّوا النَّجْوَىۖ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْاۖ هَلْ هٰذَآ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْۚ اَفَتَأْتُوْنَ السِّحْرَ وَاَنْتُمْ تُبْصِرُوْنَHati mereka dalam keadaan lalai. Dan orang-orang yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka, “Orang ini Muhammad tidak lain hanyalah seorang manusia juga seperti kamu. Apakah kamu menerima sihir itu padahal kamu menyaksikannya?” قٰلَ رَبِّيْ يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِى السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِۖ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُDia Muhammad berkata, “Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi, dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui!” بَلْ قَالُوْٓا اَضْغَاثُ اَحْلَامٍۢ بَلِ افْتَرٰىهُ بَلْ هُوَ شَاعِرٌۚ فَلْيَأْتِنَا بِاٰيَةٍ كَمَآ اُرْسِلَ الْاَوَّلُوْنَ Bahkan mereka mengatakan, “Al-Qur'an itu buah mimpi-mimpi yang kacau, atau hasil rekayasanya Muhammad, atau bahkan dia hanya seorang penyair, cobalah dia datangkan kepada kita suatu tanda bukti, seperti halnya rasul-rasul yang diutus terdahulu.” مَآ اٰمَنَتْ قَبْلَهُمْ مِّنْ قَرْيَةٍ اَهْلَكْنٰهَاۚ اَفَهُمْ يُؤْمِنُوْنَ Penduduk suatu negeri sebelum mereka, yang telah Kami binasakan, mereka itu tidak beriman padahal telah Kami kirimkan bukti. Apakah mereka akan beriman? وَمَآ اَرْسَلْنَا قَبْلَكَ اِلَّا رِجَالًا نُّوْحِيْٓ اِلَيْهِمْ فَسْـَٔلُوْٓا اَهْلَ الذِّكْرِ اِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَDan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelum engkau Muhammad, melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah kepada orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui. وَمَا جَعَلْنٰهُمْ جَسَدًا لَّا يَأْكُلُوْنَ الطَّعَامَ وَمَا كَانُوْا خٰلِدِيْنَDan Kami tidak menjadikan mereka rasul-rasul suatu tubuh yang tidak memakan makanan dan mereka tidak pula hidup kekal. ثُمَّ صَدَقْنٰهُمُ الْوَعْدَ فَاَنْجَيْنٰهُمْ وَمَنْ نَّشَاۤءُ وَاَهْلَكْنَا الْمُسْرِفِيْنَKemudian Kami tepati janji yang telah Kami janjikan kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki, dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas. لَقَدْ اَنْزَلْنَآ اِلَيْكُمْ كِتٰبًا فِيْهِ ذِكْرُكُمْۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ ࣖ Sungguh, telah Kami turunkan kepadamu sebuah Kitab Al-Qur'an yang di dalamnya terdapat peringatan bagimu. Maka apakah kamu tidak mengerti? وَكَمْ قَصَمْنَا مِنْ قَرْيَةٍ كَانَتْ ظَالِمَةً وَّاَنْشَأْنَا بَعْدَهَا قَوْمًا اٰخَرِيْنَ Dan berapa banyak penduduk negeri yang zalim yang telah Kami binasakan, dan Kami jadikan generasi yang lain setelah mereka itu sebagai penggantinya. فَلَمَّآ اَحَسُّوْا بَأْسَنَآ اِذَا هُمْ مِّنْهَا يَرْكُضُوْنَ ۗ Maka ketika mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari negerinya itu. لَا تَرْكُضُوْا وَارْجِعُوْٓا اِلٰى مَآ اُتْرِفْتُمْ فِيْهِ وَمَسٰكِنِكُمْ لَعَلَّكُمْ تُسْـَٔلُوْنَJanganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada kesenangan hidupmu dan tempat-tempat kediamanmu yang baik, agar kamu dapat ditanya. قَالُوْا يٰوَيْلَنَآ اِنَّا كُنَّا ظٰلِمِيْنَMereka berkata, “Betapa celaka kami, sungguh, kami orang-orang yang zalim.” فَمَا زَالَتْ تِّلْكَ دَعْوٰىهُمْ حَتّٰى جَعَلْنٰهُمْ حَصِيْدًا خٰمِدِيْنَ Maka demikianlah keluhan mereka berkepanjangan, sehingga mereka Kami jadikan sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi. وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاۤءَ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لٰعِبِيْنَDan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan segala apa yang ada di antara keduanya dengan main-main. لَوْ اَرَدْنَآ اَنْ نَّتَّخِذَ لَهْوًا لَّاتَّخَذْنٰهُ مِنْ لَّدُنَّآ ۖاِنْ كُنَّا فٰعِلِيْنَ Seandainya Kami hendak membuat suatu permainan istri dan anak, tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami, jika Kami benar-benar menghendaki berbuat demikian. بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهٗ فَاِذَا هُوَ زَاهِقٌۗ وَلَكُمُ الْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُوْنَSebenarnya Kami melemparkan yang hak kebenaran kepada yang batil tidak benar lalu yang hak itu menghancurkannya, maka seketika itu yang batil lenyap. Dan celaka kamu karena kamu menyifati Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas bagi-Nya. وَلَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَمَنْ عِنْدَهٗ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِهٖ وَلَا يَسْتَحْسِرُوْنَ ۚDan milik-Nya siapa yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak pula merasa letih. يُسَبِّحُوْنَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُوْنَMereka malaikat-malaikat bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang. اَمِ اتَّخَذُوْٓا اٰلِهَةً مِّنَ الْاَرْضِ هُمْ يُنْشِرُوْنَApakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan orang-orang yang mati? لَوْ كَانَ فِيْهِمَآ اٰلِهَةٌ اِلَّا اللّٰهُ لَفَسَدَتَاۚ فَسُبْحٰنَ اللّٰهِ رَبِّ الْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُوْنَSeandainya pada keduanya di langit dan di bumi ada tuhan-tuhan selain Allah, tentu keduanya telah binasa. Mahasuci Allah yang memiliki Arsy, dari apa yang mereka sifatkan. لَا يُسْـَٔلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْـَٔلُوْنَDia Allah tidak ditanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi merekalah yang akan ditanya. اَمِ اتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِهٖٓ اٰلِهَةً ۗقُلْ هَاتُوْا بُرْهَانَكُمْۚ هٰذَا ذِكْرُ مَنْ مَّعِيَ وَذِكْرُ مَنْ قَبْلِيْۗ بَلْ اَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَۙ الْحَقَّ فَهُمْ مُّعْرِضُوْنَAtau apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia? Katakanlah Muhammad, “Kemukakanlah alasan-alasanmu! Al-Qur'an ini adalah peringatan bagi orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang sebelumku.” Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak kebenaran, karena itu mereka berpaling. وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا نُوْحِيْٓ اِلَيْهِ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدُوْنِDan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau Muhammad, melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Aku, maka sembahlah Aku. وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمٰنُ وَلَدًا سُبْحٰنَهٗ ۗبَلْ عِبَادٌ مُّكْرَمُوْنَ ۙDan mereka berkata, “Tuhan Yang Maha Pengasih telah menjadikan malaikat sebagai anak.” Mahasuci Dia. Sebenarnya mereka para malaikat itu adalah hamba-hamba yang dimuliakan, لَا يَسْبِقُوْنَهٗ بِالْقَوْلِ وَهُمْ بِاَمْرِهٖ يَعْمَلُوْنَmereka tidak berbicara mendahului-Nya dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya. يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يَشْفَعُوْنَۙ اِلَّا لِمَنِ ارْتَضٰى وَهُمْ مِّنْ خَشْيَتِهٖ مُشْفِقُوْنَDia Allah mengetahui segala sesuatu yang di hadapan mereka malaikat dan yang di belakang mereka, dan mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridai Allah, dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya. ۞ وَمَنْ يَّقُلْ مِنْهُمْ اِنِّيْٓ اِلٰهٌ مِّنْ دُوْنِهٖ فَذٰلِكَ نَجْزِيْهِ جَهَنَّمَۗ كَذٰلِكَ نَجْزِى الظّٰلِمِيْنَ ࣖDan barangsiapa di antara mereka berkata, “Sungguh, aku adalah tuhan selain Allah,” maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahanam. Demikianlah Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang zalim. اَوَلَمْ يَرَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَنَّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنٰهُمَاۗ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاۤءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّۗ اَفَلَا يُؤْمِنُوْنَDan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulunya menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman? وَجَعَلْنَا فِى الْاَرْضِ رَوَاسِيَ اَنْ تَمِيْدَ بِهِمْۖ وَجَعَلْنَا فِيْهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَّعَلَّهُمْ يَهْتَدُوْنَDan Kami telah menjadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh agar ia tidak guncang bersama mereka, dan Kami jadikan pula di sana jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk. وَجَعَلْنَا السَّمَاۤءَ سَقْفًا مَّحْفُوْظًاۚ وَهُمْ عَنْ اٰيٰتِهَا مُعْرِضُوْنَDan Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara, namun mereka tetap berpaling dari tanda-tanda kebesaran Allah itu matahari, bulan, angin, awan, dan lain-lain. وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَۗ كُلٌّ فِيْ فَلَكٍ يَّسْبَحُوْنَDan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya. وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّنْ قَبْلِكَ الْخُلْدَۗ اَفَا۟ىِٕنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخٰلِدُوْنَDan Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia sebelum engkau Muhammad; maka jika engkau wafat, apakah mereka akan kekal? كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۗوَاِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَSetiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami. وَاِذَا رَاٰكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اِنْ يَّتَّخِذُوْنَكَ اِلَّا هُزُوًاۗ اَهٰذَا الَّذِيْ يَذْكُرُ اٰلِهَتَكُمْۚ وَهُمْ بِذِكْرِ الرَّحْمٰنِ هُمْ كٰفِرُوْنَDan apabila orang-orang kafir itu melihat engkau Muhammad, mereka hanya memperlakukan engkau menjadi bahan ejekan. Mereka mengatakan, “Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu?” Padahal mereka orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pengasih. خُلِقَ الْاِنْسَانُ مِنْ عَجَلٍۗ سَاُورِيْكُمْ اٰيٰتِيْ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْنِManusia diciptakan bersifat tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda kekuasaan-Ku. Maka janganlah kamu meminta Aku menyegerakannya. وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَDan mereka berkata, “Kapankah janji itu akan datang, jika kamu orang yang benar?” لَوْ يَعْلَمُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا حِيْنَ لَا يَكُفُّوْنَ عَنْ وُّجُوْهِهِمُ النَّارَ وَلَا عَنْ ظُهُوْرِهِمْ وَلَا هُمْ يُنْصَرُوْنَSeandainya orang kafir itu mengetahui, ketika mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari wajah dan punggung mereka, sedang mereka tidak mendapat pertolongan tentulah mereka tidak meminta disegerakan. بَلْ تَأْتِيْهِمْ بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيْعُوْنَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ يُنْظَرُوْنَ Sebenarnya hari Kiamat itu akan datang kepada mereka secara tiba-tiba, lalu mereka menjadi panik; maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak pula diberi penangguhan waktu. وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِّنْ قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِيْنَ سَخِرُوْا مِنْهُمْ مَّا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ ࣖDan sungguh, rasul-rasul sebelum engkau Muhammad pun telah diperolok-olokkan, maka turunlah siksaan kepada orang-orang yang mencemoohkan apa rasul-rasul yang selalu mereka perolok-olokkan. قُلْ مَنْ يَّكْلَؤُكُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ مِنَ الرَّحْمٰنِۗ بَلْ هُمْ عَنْ ذِكْرِ رَبِّهِمْ مُّعْرِضُوْنَKatakanlah, “Siapakah yang akan menjaga kamu pada waktu malam dan siang dari siksaan Allah Yang Maha Pengasih?” Tetapi mereka enggan mengingat Tuhan mereka. اَمْ لَهُمْ اٰلِهَةٌ تَمْنَعُهُمْ مِّنْ دُوْنِنَاۗ لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ نَصْرَ اَنْفُسِهِمْ وَلَا هُمْ مِّنَّا يُصْحَبُوْنَAtaukah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari azab Kami? Tuhan-tuhan mereka itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak pula mereka dilindungi dari azab Kami. بَلْ مَتَّعْنَا هٰٓؤُلَاۤءِ وَاٰبَاۤءَهُمْ حَتّٰى طَالَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُۗ اَفَلَا يَرَوْنَ اَنَّا نَأْتِى الْاَرْضَ نَنْقُصُهَا مِنْ اَطْرَافِهَاۗ اَفَهُمُ الْغٰلِبُوْنَSebenarnya Kami telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan hidup di dunia hingga panjang usia mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwa Kami mendatangi negeri yang berada di bawah kekuasaan orang kafir, lalu Kami kurangi luasnya dari ujung-ujung negeri. Apakah mereka yang menang? قُلْ اِنَّمَآ اُنْذِرُكُمْ بِالْوَحْيِۖ وَلَا يَسْمَعُ الصُّمُّ الدُّعَاۤءَ اِذَا مَا يُنْذَرُوْنَKatakanlah Muhammad, “Sesungguhnya aku hanya memberimu peringatan sesuai dengan wahyu.” Tetapi orang tuli tidak mendengar seruan apabila mereka diberi peringatan. وَلَىِٕنْ مَّسَّتْهُمْ نَفْحَةٌ مِّنْ عَذَابِ رَبِّكَ لَيَقُوْلُنَّ يٰوَيْلَنَآ اِنَّا كُنَّا ظٰلِمِيْنَDan jika mereka ditimpa sedikit saja azab Tuhanmu, pastilah mereka berkata, “Celakalah kami! Sesungguhnya kami termasuk orang yang selalu menzalimi diri sendiri.” وَنَضَعُ الْمَوَازِيْنَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيٰمَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْـًٔاۗ وَاِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ اَتَيْنَا بِهَاۗ وَكَفٰى بِنَا حٰسِبِيْنَDan Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari Kiamat, maka tidak seorang pun dirugikan walau sedikit; sekalipun hanya seberat biji sawi, pasti Kami mendatangkannya pahala. Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan. وَلَقَدْ اٰتَيْنَا مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ الْفُرْقَانَ وَضِيَاۤءً وَّذِكْرًا لِّلْمُتَّقِيْنَ ۙDan sungguh, Kami telah memberikan kepada Musa dan Harun, Furqan Kitab Taurat dan penerangan serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَهُمْ مِّنَ السَّاعَةِ مُشْفِقُوْنَYaitu orang-orang yang takut azab Tuhannya, sekalipun mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan tibanya hari Kiamat. وَهٰذَا ذِكْرٌ مُّبٰرَكٌ اَنْزَلْنٰهُۗ اَفَاَنْتُمْ لَهٗ مُنْكِرُوْنَ ࣖDan ini Al-Qur'an adalah suatu peringatan yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka apakah kamu mengingkarinya? ۞ وَلَقَدْ اٰتَيْنَآ اِبْرٰهِيْمَ رُشْدَهٗ مِنْ قَبْلُ وَكُنَّا بِهٖ عٰلِمِيْنَDan sungguh, sebelum dia Musa dan Harun telah Kami berikan kepada Ibrahim petunjuk, dan Kami telah mengetahui dia. اِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ وَقَوْمِهٖ مَا هٰذِهِ التَّمَاثِيْلُ الَّتِيْٓ اَنْتُمْ لَهَا عٰكِفُوْنَIngatlah, ketika dia Ibrahim berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Patung-patung apakah ini yang kamu tekun menyembahnya?” قَالُوْا وَجَدْنَآ اٰبَاۤءَنَا لَهَا عٰبِدِيْنَMereka menjawab, “Kami mendapati nenek moyang kami menyembahnya.” قَالَ لَقَدْ كُنْتُمْ اَنْتُمْ وَاٰبَاۤؤُكُمْ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍDia Ibrahim berkata, “Sesungguhnya kamu dan nenek moyang kamu berada dalam kesesatan yang nyata.” قَالُوْٓا اَجِئْتَنَا بِالْحَقِّ اَمْ اَنْتَ مِنَ اللّٰعِبِيْنَMereka berkata, “Apakah engkau da-tang kepada kami membawa kebenaran atau engkau main-main?” قَالَ بَلْ رَّبُّكُمْ رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ الَّذِيْ فَطَرَهُنَّۖ وَاَنَا۠ عَلٰى ذٰلِكُمْ مِّنَ الشّٰهِدِيْنَDia Ibrahim menjawab, “Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan pemilik langit dan bumi; Dialah yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang yang dapat bersaksi atas itu.” وَتَاللّٰهِ لَاَكِيْدَنَّ اَصْنَامَكُمْ بَعْدَ اَنْ تُوَلُّوْا مُدْبِرِيْنَDan demi Allah, sungguh, aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu setelah kamu pergi meninggalkannya. فَجَعَلَهُمْ جُذٰذًا اِلَّا كَبِيْرًا لَّهُمْ لَعَلَّهُمْ اِلَيْهِ يَرْجِعُوْنَMaka dia Ibrahim menghancurkan berhala-berhala itu berkeping-keping, kecuali yang terbesar induknya; agar mereka kembali untuk bertanya kepadanya. قَالُوْا مَنْ فَعَلَ هٰذَا بِاٰلِهَتِنَآ اِنَّهٗ لَمِنَ الظّٰلِمِيْنَMereka berkata, “Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami? Sungguh, dia termasuk orang yang zalim.” قَالُوْا سَمِعْنَا فَتًى يَّذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهٗٓ اِبْرٰهِيْمُ ۗMereka yang lain berkata, “Kami mendengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini, namanya Ibrahim.” قَالُوْا فَأْتُوْا بِهٖ عَلٰٓى اَعْيُنِ النَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَشْهَدُوْنَMereka berkata, “Kalau demikian bawalah dia dengan diperlihatkan kepada orang banyak, agar mereka menyaksikan.” قَالُوْٓا ءَاَنْتَ فَعَلْتَ هٰذَا بِاٰلِهَتِنَا يٰٓاِبْرٰهِيْمُ ۗ Mereka bertanya, “Apakah engkau yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, wahai Ibrahim?” قَالَ بَلْ فَعَلَهٗ كَبِيْرُهُمْ هٰذَا فَسْـَٔلُوْهُمْ اِنْ كَانُوْا يَنْطِقُوْنَDia Ibrahim menjawab, “Sebenarnya patung besar itu yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada mereka, jika mereka dapat berbicara.” فَرَجَعُوْٓا اِلٰٓى اَنْفُسِهِمْ فَقَالُوْٓا اِنَّكُمْ اَنْتُمُ الظّٰلِمُوْنَ ۙMaka mereka kembali kepada kesadaran mereka dan berkata, “Sesungguhnya kamulah yang menzalimi diri sendiri.” ثُمَّ نُكِسُوْا عَلٰى رُءُوْسِهِمْۚ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا هٰٓؤُلَاۤءِ يَنْطِقُوْنَKemudian mereka menundukkan kepala lalu berkata, “Engkau Ibrahim pasti tahu bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara.” قَالَ اَفَتَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ مَا لَا يَنْفَعُكُمْ شَيْـًٔا وَّلَا يَضُرُّكُمْ ۗDia Ibrahim berkata, “Mengapa kamu menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikit pun, dan tidak pula mendatangkan mudarat kepada kamu? اُفٍّ لَّكُمْ وَلِمَا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗاَفَلَا تَعْقِلُوْنَCelakalah kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah! Tidakkah kamu mengerti?” قَالُوْا حَرِّقُوْهُ وَانْصُرُوْٓا اٰلِهَتَكُمْ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَ Mereka berkata, “Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak berbuat.” قُلْنَا يٰنَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ ۙKami Allah berfirman, “Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim!” وَاَرَادُوْا بِهٖ كَيْدًا فَجَعَلْنٰهُمُ الْاَخْسَرِيْنَ ۚDan mereka hendak berbuat jahat terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling rugi. وَنَجَّيْنٰهُ وَلُوْطًا اِلَى الْاَرْضِ الَّتِيْ بٰرَكْناَ فِيْهَا لِلْعٰلَمِيْنَDan Kami selamatkan dia Ibrahim dan Lut ke sebuah negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam. وَوَهَبْنَا لَهٗٓ اِسْحٰقَ وَيَعْقُوْبَ نَافِلَةً ۗوَكُلًّا جَعَلْنَا صٰلِحِيْنَDan Kami menganugerahkan kepadanya Ibrahim Ishak dan Yakub, sebagai suatu anugerah. Dan masing-masing Kami jadikan orang yang saleh. وَجَعَلْنٰهُمْ اَىِٕمَّةً يَّهْدُوْنَ بِاَمْرِنَا وَاَوْحَيْنَآ اِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرٰتِ وَاِقَامَ الصَّلٰوةِ وَاِيْتَاۤءَ الزَّكٰوةِۚ وَكَانُوْا لَنَا عٰبِدِيْنَ ۙDan Kami menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan Kami wahyukan kepada mereka agar berbuat kebaikan, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka menyembah. وَلُوْطًا اٰتَيْنٰهُ حُكْمًا وَّعِلْمًا وَّنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْقَرْيَةِ الَّتِيْ كَانَتْ تَّعْمَلُ الْخَبٰۤىِٕثَ ۗاِنَّهُمْ كَانُوْا قَوْمَ سَوْءٍ فٰسِقِيْنَۙKepada Lut, Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami selamatkan dia dari azab yang telah menimpa penduduk kota yang melakukan perbuatan keji. Sungguh, mereka orang-orang yang jahat lagi fasik. وَاَدْخَلْنٰهُ فِيْ رَحْمَتِنَاۗ اِنَّهٗ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ ࣖ Dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; sesungguhnya dia termasuk golongan orang yang saleh. وَنُوْحًا اِذْ نَادٰى مِنْ قَبْلُ فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ فَنَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيْمِ ۚDan ingatlah kisah Nuh, sebelum itu, ketika dia berdoa. Kami perkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia bersama pengikutnya dari bencana yang besar. وَنَصَرْنٰهُ مِنَ الْقَوْمِ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَاۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا قَوْمَ سَوْءٍ فَاَغْرَقْنٰهُمْ اَجْمَعِيْنَ Dan Kami menolongnya dari orang-orang yang telah mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang jahat, maka Kami tenggelamkan mereka semuanya. وَدَاوٗدَ وَسُلَيْمٰنَ اِذْ يَحْكُمٰنِ فِى الْحَرْثِ اِذْ نَفَشَتْ فِيْهِ غَنَمُ الْقَوْمِۚ وَكُنَّا لِحُكْمِهِمْ شٰهِدِيْنَ ۖ Dan ingatlah kisah Dawud dan Sulaiman, ketika keduanya memberikan keputusan mengenai ladang, karena ladang itu dirusak oleh kambing-kambing milik kaumnya. Dan Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu. فَفَهَّمْنٰهَا سُلَيْمٰنَۚ وَكُلًّا اٰتَيْنَا حُكْمًا وَّعِلْمًاۖ وَّسَخَّرْنَا مَعَ دَاوٗدَ الْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَۗ وَكُنَّا فٰعِلِيْنَ Dan Kami memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum yang lebih tepat; dan kepada masing-masing Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Dawud. Dan Kamilah yang melakukannya. وَعَلَّمْنٰهُ صَنْعَةَ لَبُوْسٍ لَّكُمْ لِتُحْصِنَكُمْ مِّنْۢ بَأْسِكُمْۚ فَهَلْ اَنْتُمْ شٰكِرُوْنَDan Kami ajarkan pula kepada Dawud cara membuat baju besi untukmu, guna melindungi kamu dalam peperangan. Apakah kamu bersyukur kepada Allah? وَلِسُلَيْمٰنَ الرِّيْحَ عَاصِفَةً تَجْرِيْ بِاَمْرِهٖٓ اِلَى الْاَرْضِ الَّتِيْ بٰرَكْنَا فِيْهَاۗ وَكُنَّا بِكُلِّ شَيْءٍ عٰلِمِيْنَDan Kami tundukkan untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah padanya. Dan Kami Maha Mengetahui segala sesuatu. وَمِنَ الشَّيٰطِيْنِ مَنْ يَّغُوْصُوْنَ لَهٗ وَيَعْمَلُوْنَ عَمَلًا دُوْنَ ذٰلِكَۚ وَكُنَّا لَهُمْ حٰفِظِيْنَ ۙDan Kami tundukkan pula kepada Sulaiman segolongan setan-setan yang menyelam ke dalam laut untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu; dan Kami yang memelihara mereka itu. ۞ وَاَيُّوْبَ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ ۚDan ingatlah kisah Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.” فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ فَكَشَفْنَا مَا بِهٖ مِنْ ضُرٍّ وَّاٰتَيْنٰهُ اَهْلَهٗ وَمِثْلَهُمْ مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنْ عِنْدِنَا وَذِكْرٰى لِلْعٰبِدِيْنَ ۚMaka Kami kabulkan doanya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan jumlah mereka sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami. وَاِسْمٰعِيْلَ وَاِدْرِيْسَ وَذَا الْكِفْلِۗ كُلٌّ مِّنَ الصّٰبِرِيْنَ ۙ Dan ingatlah kisah Ismail, Idris dan Zulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar. وَاَدْخَلْنٰهُمْ فِيْ رَحْمَتِنَاۗ اِنَّهُمْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَDan Kami masukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sungguh, mereka termasuk orang-orang yang saleh. وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚDan ingatlah kisah Zun Nun Yunus, ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, ”Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.” فَاسْتَجَبْنَا لَهٗۙ وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّۗ وَكَذٰلِكَ نُـْۨجِى الْمُؤْمِنِيْنَMaka Kami kabulkan doanya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman. وَزَكَرِيَّآ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ ۚ Dan ingatlah kisah Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri tanpa keturunan dan Engkaulah ahli waris yang terbaik. فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ ۖوَوَهَبْنَا لَهٗ يَحْيٰى وَاَصْلَحْنَا لَهٗ زَوْجَهٗۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا يُسٰرِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِ وَيَدْعُوْنَنَا رَغَبًا وَّرَهَبًاۗ وَكَانُوْا لَنَا خٰشِعِيْنَMaka Kami kabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sungguh, mereka selalu bersegera dalam mengerjakan kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada Kami. وَالَّتِيْٓ اَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيْهَا مِنْ رُّوْحِنَا وَجَعَلْنٰهَا وَابْنَهَآ اٰيَةً لِّلْعٰلَمِيْنَDan ingatlah kisah Maryam yang memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan roh dari Kami ke dalam tubuhnya; Kami jadikan dia dan anaknya sebagai tanda kebesaran Allah bagi seluruh alam. اِنَّ هٰذِهٖٓ اُمَّتُكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةًۖ وَّاَنَا۠ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوْنِSungguh, agama tauhid inilah agama kamu, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku. وَتَقَطَّعُوْٓا اَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْۗ كُلٌّ اِلَيْنَا رٰجِعُوْنَ ࣖTetapi mereka terpecah belah dalam urusan agama mereka di antara mereka. Masing-masing golongan itu semua akan kembali kepada Kami. فَمَنْ يَّعْمَلْ مِنَ الصّٰلِحٰتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَا كُفْرَانَ لِسَعْيِهٖۚ وَاِنَّا لَهٗ كٰتِبُوْنَBarangsiapa mengerjakan kebajikan, dan dia beriman, maka usahanya tidak akan diingkari disia-siakan, dan sungguh, Kamilah yang mencatat untuknya. وَحَرٰمٌ عَلٰى قَرْيَةٍ اَهْلَكْنٰهَآ اَنَّهُمْ لَا يَرْجِعُوْنَDan tidak mungkin bagi penduduk suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali kepada Kami. حَتّٰىٓ اِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوْجُ وَمَأْجُوْجُ وَهُمْ مِّنْ كُلِّ حَدَبٍ يَّنْسِلُوْنَHingga apabila tembok Yakjuj dan Makjuj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَاِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ اَبْصَارُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْاۗ يٰوَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِيْ غَفْلَةٍ مِّنْ هٰذَا بَلْ كُنَّا ظٰلِمِيْنَDan apabila janji yang benar hari berbangkit telah dekat, maka tiba-tiba mata orang-orang yang kafir terbelalak. Mereka berkata, ”Alangkah celakanya kami! Kami benar-benar lengah tentang ini, bahkan kami benar-benar orang yang zalim.” اِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ حَصَبُ جَهَنَّمَۗ اَنْتُمْ لَهَا وٰرِدُوْنَSungguh, kamu orang kafir dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah bahan bakar Jahanam. Kamu pasti masuk ke dalamnya. لَوْ كَانَ هٰٓؤُلَاۤءِ اٰلِهَةً مَّا وَرَدُوْهَاۗ وَكُلٌّ فِيْهَا خٰلِدُوْنَSeandainya berhala-berhala itu tuhan, tentu mereka tidak akan memasukinya neraka. Tetapi semuanya akan kekal di dalamnya. لَهُمْ فِيْهَا زَفِيْرٌ وَّهُمْ فِيْهَا لَا يَسْمَعُوْنَMereka merintih dan menjerit di dalamnya neraka, dan mereka di dalamnya tidak dapat mendengar. اِنَّ الَّذِيْنَ سَبَقَتْ لَهُمْ مِّنَّا الْحُسْنٰىٓۙ اُولٰۤىِٕكَ عَنْهَا مُبْعَدُوْنَ ۙSungguh, sejak dahulu bagi orang-orang yang telah ada ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu akan dijauhkan dari neraka. لَا يَسْمَعُوْنَ حَسِيْسَهَاۚ وَهُمْ فِيْ مَا اشْتَهَتْ اَنْفُسُهُمْ خٰلِدُوْنَ ۚMereka tidak mendengar bunyi desis api neraka, dan mereka kekal dalam menikmati semua yang mereka ingini. لَا يَحْزُنُهُمُ الْفَزَعُ الْاَكْبَرُ وَتَتَلَقّٰىهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُۗ هٰذَا يَوْمُكُمُ الَّذِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَKejutan yang dahsyat tidak membuat mereka merasa sedih, dan para malaikat akan menyambut mereka dengan ucapan, “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu.” يَوْمَ نَطْوِى السَّمَاۤءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِۗ كَمَا بَدَأْنَآ اَوَّلَ خَلْقٍ نُّعِيْدُهٗۗ وَعْدًا عَلَيْنَاۗ اِنَّا كُنَّا فٰعِلِيْنَIngatlah pada hari langit Kami gulung seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya lagi. Suatu janji yang pasti Kami tepati; sungguh, Kami akan melaksanakannya. وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِى الزَّبُوْرِ مِنْۢ بَعْدِ الذِّكْرِ اَنَّ الْاَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصّٰلِحُوْنَDan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur setelah tertulis di dalam Az-Zikr Lauh Mahfuzh, bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh. اِنَّ فِيْ هٰذَا لَبَلٰغًا لِّقَوْمٍ عٰبِدِيْنَ ۗSungguh, apa yang disebutkan di dalam Al-Qur'an ini, benar-benar menjadi petunjuk yang lengkap bagi orang-orang yang menyembah Allah. وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَDan Kami tidak mengutus engkau Muhammad melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. قُلْ اِنَّمَا يُوْحٰىٓ اِلَيَّ اَنَّمَآ اِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌۚ فَهَلْ اَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَKatakanlah Muhammad, “Sungguh, apa yang diwahyukan kepadaku ialah bahwa Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa, maka apakah kamu telah berserah diri kepada-Nya?” فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ اٰذَنْتُكُمْ عَلٰى سَوَاۤءٍۗ وَاِنْ اَدْرِيْٓ اَقَرِيْبٌ اَمْ بَعِيْدٌ مَّا تُوْعَدُوْنَMaka jika mereka berpaling, maka katakanlah Muhammad, “Aku telah menyampaikan kepadamu ajaran yang sama antara kita dan aku tidak tahu apakah yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat atau masih jauh.” اِنَّهٗ يَعْلَمُ الْجَهْرَ مِنَ الْقَوْلِ وَيَعْلَمُ مَا تَكْتُمُوْنَSungguh, Dia Allah mengetahui perkataan yang kamu ucapkan dengan terang-terangan, dan mengetahui pula apa yang kamu rahasiakan. وَاِنْ اَدْرِيْ لَعَلَّهٗ فِتْنَةٌ لَّكُمْ وَمَتَاعٌ اِلٰى حِيْنٍDan aku tidak tahu, boleh jadi hal itu cobaan bagi kamu dan kesenangan sampai waktu yang ditentukan. قٰلَ رَبِّ احْكُمْ بِالْحَقِّۗ وَرَبُّنَا الرَّحْمٰنُ الْمُسْتَعَانُ عَلٰى مَا تَصِفُوْنَ ࣖDia Muhammad berkata, “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan.”
surat al anbiya ayat 87 latin