Manfaatkerjasama di lingkungan tetangga antara lain : Bisa saling mengenal antara tetangga; Mempererat tali persaudaraan dan rasa persatuan diantara tetangga; Adanya sikap saling menghargai; Pekerjaan berat menjadi ringan dan cepat selesai. Adanya rasa tanggung jawab bersama. Sekian ringkasan singkat materi belajar IPS untuk siswa kelas 2 SD
1 Salah satu bentuk tanggung jawab sebagai warga masyarakat adalah. a) membuang sampah di selokan b) menjaga kebersihan saluran air c) membakar sampah di pekarangan d) mengotori halaman rumah tetangga 2) Menjaga lingkungan sekitar dapat dilakukan dengan cara. a) menanam pohon agar asri b) membakar semua sampah ke sungai c) membuang
RukunWarga (RW) & Rukun Tetangga (RT) KUMPULREJO.DESA.ID - RT dan RW adalah istilah yang tidak asing di Indonesia. Hal ini cukup menarik karena Indonesia merancang lembaga dalam masyarakat yang dibagi atas dasar wilayah hingga jangkauan yang kecil di bawah kelurahan. RW Salah satu bentuk organisasi masyarakat yang dibuat berdasarkan pembagian
Agarpinjam meminjam dapat bermanfaat dan membawa kebaikan bagi kedua belah pihak maka peminjam berkewajiban: 1. Menjaga barang pinjaman dengan baik. 2. Memanfaatkan barang sesuai dengan perjanjian tanpa merusaknya. 3. Tidak meminjamkan barang pinjaman pada orang lain, kecuali mendapat izin dari pemilik barang. 4.
Menjagakerukunan di rumah merupakan kewajiban . a. semua anak b. Menjaga kerukunan di lingkungan sekolah merupakan kewajiban . a. semua siswa laki-laki b. bapak / ibu guru Blog Archive Jangan lupa cek email dan klik link aktivasi untuk mengaktifkan fitur pengirimannya.
Sebagaibagian dari makhluk sosial memang sudah sewajarnya setiap orang harus bisa menjaga kerukunan antar sesama, baik itu di lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, maupun lingkungan sekolah. Hidup rukun sendiri memiliki arti sebagai suatu sikap yang dapat menjaga hubungan baik dengan sesama.
2 Menjaga kerukunan dan semangat kekeluargaan dengan tetangga. Sebagai makhluk yang hidup secara sosial, kamu harus bisa menjaga kerukunan serta semangat kekeluargaan di lingkungan bertetangga. Kerukunan bertetangga ini harus senantiasa dijaga. 3. Tidak menyelesaikan masalah sosial sendirian melainkan bersama-sama . Apabila ada sebuah problem
PejuangNgopi | Media Informasi Pendidikan dan soal soal ujian tingkat SD, MI, SMP, MTS, MTSN, TSANAWIYA, SMA, ALIYA, MA.
RukunWarga -05 (RW-05) termasuk wilayah Malakasari Kelurahan Malakasari, Kecamatan Duren Sawit terdiri dari 16 (enam belas) Rukun Tetangga (RT) di dalamnya dihuni oleh ±106 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah ±508 jiwa dan dengan berbagai keberagaman menjadi pertimbangan dan perhatian tersendiri dalam setiap pembinaannya
Dilansirdari Ensiklopedia, menjaga kelestarian lingkungan merupakan kewajiban semua warga. Pembahasan dan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. pemerintah adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.
23 Di perpustakaan terdapat 137 buku cerita, 213 buku pengetahuan dan 73 buku latihan soal. Jumlah ketiga buku di atas adalah . a. 473 b. 423 c. 277 24. Jumlah buah apel di toko Segarjaya mula-mula adalah 378 buah. Hari senin terjual 132 buah dan pada hari selasa terjual 125 buah. Sisa buah apel di toko Segarjaya berjumlah . buah a. 131
Dengankepedulian menjaga lingkungan bersama berarti turut serta dalam menjalankan kewajiban sebagai warga negara untuk membangun ketertiban umum, ketentraman, dan keamanan masyarakat. Toleransi berasal dari bahasa Latin yaitu tolerare yang artinya menahan diri, bersikap sabar, membiarkan orang berpendapat lain, dan berhati lapang terhadap
Peraturanperundangan lingkungan hidup sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh pelaku bisnis dan pemegang kekuasaan di perusahaan. Munculnya Undang-undang mengenai Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menunjukkan betapa penegakan peraturan dan hukum lingkungan sudah semakin diperketat.Undang-undang tersebut mengamanatkan tanggung jawab yang besar, khususnya untuk
saya mempunyai masalah ketika umat saya meminta bantuan dan tetangga saya beragama islam juga memintak bantuan. Sebisa mungkin menolong tetangga lalu setelah itu menolong umat saya dek, umat saya memahami dek dan tidak terjadi masalah". 3.2 Pandangan Masyarakat Aceh Singkil Dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama
IHrGUo. ANTARA/Rony Muharrman SEBAGAI bangsa Indonesia, kita harus saling menghargai apa yang ada di dalam bangsa ini. Mulai dari beragamnya suku, bahasa, agama, serta adat istiadat kebiasaan yang berbeda-beda. Kita harus menghargai macam ragam kebudayaan tersebut, seperti lingkungan sekitar kita yang harus punya sikap saling menghargai dengan apa yang ada di tempat tersebut. Bila tidak, lingkungan kita tidak akan pernah rukun. Hidup bersama dengan rasa kekeluargaan akan menjaga persatuan dan kesatuan lingkungan sekitar dan bangsa kita seluruhnya. Dalam kehidupan masyarakat, kita harus memiliki sikap saling mengasihi dan melindungi untuk menjaga persatuan dan kesatuan tersebut. Dengan cara itu, lingkungan kita akan sejahtera bebas dari perdebatan ataupun perselisihan. Sikap saling mengasihi tersebut harus kita ciptakan dan kembangkan di sekitar kita, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun di antara tetangga, bahkan di lingkungan lebih besar di dalam berbangsa dan bernegara. Baca Juga Ditanya Soal Aliran Dana Korupsi BTS Kominfo, Ini Jawaban Mahfud MD 👤Indriyani Astuti 🕔Senin 22 Mei 2023, 1325 WIB Menkopolhukam, Mahfud MD, enggan merinci lebih jauh mengenai potensi kerugian negara sebesar Rp8 triliun dalam kasus korupsi BTS Bakti... Hak Jawab dan Klarifikasi PT Wijaya Karya Beton Tbk 👤Media Indonesia 🕔Kamis 11 Mei 2023, 1404 WIB Perkara dugaan suap MA sebagaimana dimaksud terjadi sebelum pihak yang bersangkutan diangkat sebagai Komisaris WIKA... Dukung Ganjar, PPP Terancam Gagal ke Senayan Lewat Pemilu 2024 👤Rona Marina 🕔Kamis 27 April 2023, 1512 WIB Pengamat Politik Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menilai peluang PPP untuk melaju ke Senayan lewat Pemilu 2024 semakin...
- Apa saja contoh perilaku mencerminkan kerukunan di rumah dan apa saja manfaatnya?Rumah merupakan lingkungan terdekat dan lingkup terkecil dalam kehidupan manusia di masyarakat. Oleh karena itu, kehidupan dalam lingkungan rumah perlu dijaga sendiri memiliki berbagai macam definisi dari berbagai sumber. Salah satunya ada Paulus Wirutomo yang mendefinisikan kerukunan sebagai upaya mempersatukan makhluk sosial dengan memberikan rasa nyaman dan tentram baik individu maupun kelompok dengan menggunakan konsep-konsep tertentu agar tercipta integrasi sosial dalam itu ada Franz Magnis Suseno yang mengatakan bahwa kerukunan merupakan kondisi berada dalam keselarasan, tanpa perselisihan, dan tentram yang bermaksud untuk saling Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, kerukunan merupakan kesepakatan masyarakat yang dilaksanakan berdasarkan keragaman dalam kehidupan sosial, baik itu budaya, etnis, maupun agama untuk mencapai tujuan juga berpendapat bahwa kerukunan adalah proses interaksi antar umat beragama, yang membentuk ikatan sosial dan tidak individualis untuk menciptakan sebuah keutuhan dalam masyarakat yang berada di bawah peran tokoh masyarakat, tokoh agama, ataupun masyarakat itu sendiri yang memiliki peran masing-masing dalam lingkungan tersebut. Durkheim menambahkan bahwa kerukunan dapat diwujudkan dengan menghapuskan diskriminasi dengan cara mengadakan pengakuan dan penghormatan atas dasar buku Hidup Rukun, selain untuk tempat berkumpul dengan seluruh anggota keluarga, rumah juga menjadi tempat di mana kita melakukan aktivitas seperti belajar, bermain, bersih-bersih, memasak, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, dalam setiap kehidupan keluarga di rumah perlu adanya kasih sayang, perhatian, saling memberi, dan saling menguatkan satu sama lain. Manfaat Kerukunan di Rumah Adapun manfaat dalam menjaga kerukunan di rumah adalah sebagai berikut1. Menghasilkan komunikasi yang baikKomunikasi yang baik antar anggota keluarga di rumah dapat mempererat hubungan dan menghindari adanya perselisihan dan Menciptakan kehidupan harmonisKerukunan yang terjaga di rumah akan menghasilkan kehidupan yang lebih harmonis, damai, dan Menciptakan rasa aman dan damaiRasa aman dan damai di rumah bisa terwujud jika kerukunan terjaga dan tidak terjadi perselisihan atau Perilaku Kerukunan di Rumah Berikut ini adalah contoh perilaku yang mencerminkan kerukunan dalam Menghargai pendapatDalam keluarga sering terjadi diskusi perihal menentukan pilihan atau hal-hal lain. Setiap anggota keluarga harus bisa mendengarkan dan menghargai pendapat dari tiap anggota keluarga lainnya dan bersama-sama berdiskusi dengan Menghormati anggota keluarga yang lebih tuaMenghormati orang tua merupakan kewajiban dari anak atau anggota keluarga yang lebih muda. Hal ini bisa dilakukan dengan menaati aturan di rumah, tidak membantah, dan lain Makan bersama keluargaMomen makan bersama keluarga merupakan salah satu cara mudah untuk menjaga kerukunan dalam rumah. Ketika makan, setiap anggota keluarga bisa bebas bercerita dan mengeluarkan pendapat atau keluh Membantu mengerjakan pekerjaan rumahDalam rumah atau keluarga biasanya tiap anggota keluarga memiliki kewajiban sendiri-sendiri dalam mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel, menyuci piring dan lain Belajar bersama keluargaKeluarga di rumah juga bisa menjadi tempat atau teman untuk belajar bagi anak. Dengan belajar bersama keluarga, tidak hanya anak tersebut bisa mengerti apa yang ingin ia pelajari, hubungan antar anggota keluarga pun juga bisa semakin erat. - Pendidikan Kontributor Muhammad Iqbal IskandarPenulis Muhammad Iqbal IskandarEditor Yulaika Ramadhani
Hai adik-adik kelas 5 SD, berikut ini Osnipa akan membahas materi mengenai sikap toleransi. Kali ini pembahasan akan fokus kepada Sikap Toleransi Untuk Menjaga Kerukunan dengan Tetangga di Masa Pandemi. Pada pembelajaran sebelumnya ananda sudah pernah belajar toleransi dilingkungan keluarga, sekarang kita akan belajar toleransi di lingkungan masyarakat. Apakah teman-teman tahu mengapa penting bagi kita menerapkan sikap toleransi di manapun berada? Sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari bisa kita terapkan dalam lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Seperti apa contoh penerapan sikap toleransi dalam masyarakat? Diantaranya adalah bersikap ramah dan sopan pada tetangga, mengikuti kegiatan sosial dalam kehidupan masyarakat, memberi kesempatan tetangga menjalankan ibadah masing-masing dan menjaga ketenangan di lingkungan sekitar rumah dan tempat umum. Bagaimana cara kalian beserta keluarga menerapkan sikap toleransi untuk menjaga kerukunan dengan tetangga di masa pandemi ini? Pembahasan Cara saya menerapkan sikap toleransi untuk menjaga kerukunan dengan tetangga di masa pandemi Menggunakan masker saat keluar dari pekarangan rumah. Selain untuk mencegah kita tertular covid 19, menggunakan masker juga menunjukkan sikap kita menghormati tetangga di sekitar tetangga yang sedang karantina. Jika ada tetangga yang harus karantina, kami membantu dengan membelikan keperluan untuk makanan. Demikian pembahasan mengenai Sikap Toleransi Untuk Menjaga Kerukunan dengan Tetangga di Masa Pandemi. Semoga bermanfaat. Pengunjung 405
Contoh Sikap Menjaga Kerukunan – Menjalani kehidupan yang rukun dengan semua orang adalah kebahagiaan yang begitu indah. Kerukunan menciptakan suasana sosial yang damai, saling menghargai, tidak ada ketegangan, serta saling menjaga satu sama lain. Oleh karena itu, kerukunan sangat penting untuk dibangun dan dipertahankan demi hidup yang nyaman. Hidup rukun harus diterapkan di berbagai tempat, mulai dari di lingkungan keluarga, masyarakat, tempat kerja, hingga di sekolah. Tanpa kerukunan, maka kita akan sulit untuk memenuhi setiap kebutuhan dan kekurangan yang seharusnya dilengkapi oleh hubungan sosial dengan orang lain. Memang, pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain, namun terkadang rasa ego serta perasaan yang selalu curiga dengan orang lain dapat merusak kerukunan dan ikatan persaudaraan. Untuk mengetahui apa saja hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kerukunan, kali ini kita akan menjabarkan contoh sikap menjaga kerukunan di sekolah, rumah, dan lingkungan masyarakat. 1. Saling Menolong Sesama Teman di Sekolah Contoh sikap menjaga kerukunan di lingkungan sekolah dapat ditunjukkan dari kebiasaan tolong-menolong sesama teman. Kita memang sepatutnya saling menolong ketika teman sedang kesusahan, terpuruk, atau sedang dalam masalah. Sikap saling menolong tidak boleh memandang aspek seperti kekayaan teman, status, kepintaran, dan sebagainya. Kita harus menolong dengan tulus tanpa membeda-bedakan teman, dengan begitu maka kerukunan akan tercipta di sekolah. 2. Menghormati dan Menghargai Sesama Teman Selanjutnya, di sekolah kita perlu menghormati dan menghargai sesama teman, baik teman satu kelas ataupun teman beda kelas. Menghormati teman juga tidak boleh memandang aspek kekayaan, status, ataupun kepintaran. Kita harus menghormati setiap teman di sekolah tanpa membeda-bedakan orangnya. 3. Tidak Menghina Teman yang Kekurangan Suatu Hal Misalnya ketika ada teman yang berasal dari keluarga miskin, punya kekurangan fisik, atau cukup bodoh, maka kita jangan sampai menghina teman tersebut, apalagi jika sampai merendahkannya. Sepatutnya kita harus menghormati mereka walau berasal dari keluarga yang tidak berada, perlakukan setiap teman setara selayaknya teman yang lain. Cara ini sangat penting untuk diterapkan demi terciptanya rasa saling menghargai sesama teman tanpa pandang bulu. Setelah tercipta rasa saling menghargai, maka kerukunan akan tumbuh dengan baik di lingkungan sekolah. 4. Berbagi Tugas Ketika Kerja Kelompok Contoh sikap menjaga kerukunan di sekolah selanjutnya adalah berbagi tugas dengan adil ketika sedang mengerjakan kerja kelompok. Jangan sampai ada yang tidak melakukan apa-apa, sedangkan yang lain menanggung beban berat mengerjakan tugas. 5. Menghargai Pendapat Teman di Sekolah Ketika di sekolah, kita harus menahan sifat egois atau mementingkan diri sendiri. Salah satu caranya adalah dengan menghargai pendapat dari teman di sekolah. Selain itu, jangan memaksakan pendapat pribadi kepada teman. 6. Menaati Peraturan Sekolah Menaati peraturan dan tata tertib di sekolah juga merupakan bagian dari sikap menjaga kerukunan. Dengan menaati aturan, maka siswa akan menjadi tertata dan teratur dengan baik, sehingga lingkungan sekolah menjadi nyaman, damai, tentram, dan rukun. 7. Saling Memberi dan Berbagi Kepada Sesama Teman Ketika ada teman yang lupa membawa uang jajan, maka kita perlu membiasakan diri untuk berbagi atau membelikan teman jajan. Setidaknya hal ini mencegah teman tersebut terlalu lapar di sekolah dan tentu saja menciptakan ikatan yang baik antara sesama teman. 8. Menjenguk Teman yang Sakit Selanjutnya jika ada teman yang sedang sakit, kita perlu menjenguk mereka dan setidaknya membawakan sesuatu seperti makanan, buah-buahan, uang, dan sebagainya. Selain bertujuan untuk menghibur dan memberi semangat, hal ini juga membangun kerukunan sesama teman sekolah. 9. Bersikap Sopan dan Santun di Sekolah Dengan membiasakan diri bersikap sopan dan santun di sekolah, maka akan tercipta rasa saling menghormati dan menghargai yang akan membangun kerukunan di sekolah. Kepada guru kita harus sopan santun, misalnya ketika ingin masuk ke ruangan guru, maka kita harus mengetuk pintu dan mengucapkan salam. Kemudian ketika ada guru lewat, maka kita hendaknya berdiri dan menyapa / mengucapkan salam kepada guru. Sikap sopan santun ini juga harus diterapkan ke warga sekolah lain, misalnya staf, pegawai, kepala sekolah, dan teman-teman sekolah. 10. Menghormati Teman yang Beda Agama Jika ada teman yang berbeda agama dengan kita, maka kita harus menghormati dan menghargai mereka sebagaimana mestinya. Jangan sampai kita mengganggu ibadah mereka, menjauhi mereka, atau bahkan menghina mereka. Perlakukan mereka sama seperti teman-teman yang lain demi terciptanya kerukunan dan kedamaian. Contoh Sikap Menjaga Kerukunan di Rumah 1. Saling Berbagi dengan Kakak atau Adik Saat di rumah, kita harus mengutamakan berbagi sesuatu dengan kakak atau adik, entah itu makanan, minuman, atau hal lain yang memang sepatutnya dibagi. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan rumah yang rukun dan saling menyayangi. 2. Tidak Mengganggu Kakak atau Adik saat Belajar Kemudian ketika kakak atau adik kita sedang belajar, maka kita tidak boleh mengganggu dan mengusiknya. Alangkah baiknya kita membantu belajar adik jika memang mampu atau bertanya kepada kakak ketika kesulitan. 3. Menaati Peraturan Orang Tua Salah satu sikap menjaga kerukunan di lingkungan keluarga yang sangat penting adalah menaati aturan yang dibuat oleh ayah dan ibu kita. Dengan menaati peraturan orang tua, itu artinya kita menghormati dan menghargai orang tua, sehingga kerukunan pasti tercipta. 4. Saling Tolong-Menolong di Rumah Ketika ibu, ayah, kakak, ataupun adik sedang dalam masalah, maka kita harus membiasakan diri menolong dan membantu mereka. Dengan begitu, maka ikatan di dalam keluarga semakin erat dan rukun. 5. Mengutamakan Kepentingan Anggota Keluarga Ketika ada sesuatu, kita harus mengutamakan keluarga lebih dahulu dibanding orang lain. Itu karena keluarga adalah orang yang paling dekat dengan kita dan merekalah yang selalu ada ketika kita sedang terpuruk. 6. Bersikap Sopan Santun Terhadap Orang Tua Dengan orang tua di lingkungan keluarga, entah itu ayah, ibu, kakek, atau nenek haruslah kita hormati. Caranya dengan bersikap sopan santun terhadap mereka, contohnya kita harus berpamitan ketika ingin pergi, mencium tangan saat bersalaman, mendengarkan nasehat orang tua, hingga berbicara dengan bahasa yang sopan dan tidak kasar. 7. Menghindari Pertengkaran dengan Saudara Untuk menjaga kerukunan di rumah, kita harus berusaha menjauhi hal-hal yang memicu pertengkaran dengan saudara kakak atau adik. Jangan sampai hal sepele seperti masalah makanan, barang, atau perbedaan pendapat menimbulkan pertengkaran dan merusak kerukunan. Contoh Sikap Menjaga Kerukunan di Lingkungan Masyarakat 1. Menghadiri Undangan Tetangga Ketika kita mendapat undangan semisal hajatan, nikahan, dan lain sebagainya, maka kita harus berusaha menghadirinya. Hal sederhana ini bukan sekedar untuk menghormati orang yang memberi undangan, namun juga menciptakan ikatan kerukunan dengan tetangga. 2. Saling Memberi dengan Tetangga Kemudian ketika kita sedang masak-masak besar, maka kita jangan sampai lupa dengan tetangga sekitar rumah kita. Setidaknya kita perlu mengusahakan untuk memberi sesuatu semampu kita, sebab saling berbagi adalah salah satu kunci kerukunan. 3. Menjenguk Tetangga yang Sakit Contoh sikap menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat selanjutnya adalah menengok tetangga yang sakit. Namun bukan berarti kita datang dengan tangan kosong, melainkan setidaknya membawa sesuatu seperti makanan atau amplop uang. 4. Tidak Mengganggu Ketenangan Tetangga Salah satu hal yang sering diabaikan dalam kehidupan bermasyarakat adalah bersikap tak acuh dengan ketenangan tetangga. Orang-orang suka menghidupkan musik dengan suara kencang, mengusik rumah tetangga, dan lain sebagainya. Kita sepatutnya menjauhi hal-hal seperti ini, sebab kebiasaan tersebut dapat merusak kerukunan dengan tetangga. 5. Ikut Serta dalam Kegiatan Masyarakat Kegiatan masyarakat seperti gotong-royong membersihkan lingkungan desa harus kita ikuti. Kegiatan kemasyarakatan seperti ini adalah wadah untuk berkumpul, bertemu, dan saling menjaga kerukunan dengan anggota masyarakat. 6. Tidak Iri Dengki dengan Kebahagiaan Orang Lain Misalnya ketika tetangga membeli mobil baru, maka kita tidak boleh iri dengki dengan kebahagiaan tetangga tersebut. Kita sepatutnya bersyukur dan ikut senang, apalagi ketika kita mungkin membutuhkan kendaraan tersebut dari tetangga saat sakit mendadak atau hal lainnya. 7. Menghormati Tetangga yang Beda Agama Perbedaan keyakinan bukanlah alasan untuk saling bermusuhan atau berjauhan. Kita harus menjalin hubungan yang baik dengan tetangga walau beda agama. Contohnya ketika kita mengadakan syukuran, maka kita harus berbagi juga dengan tetangga yang beda agama. Kita juga tidak boleh mengganggu dan mengusik ibadah tetangga beda agama. 8. Melayat Ketika Ada Tetangga Meninggal Melayat atau menghadiri prosesi pemakaman tetangga yang meninggal adalah satu bentuk cara menjaga kerukunan dengan tetangga. Melayat merupakan cara memberi semangat dan membahagiakan keluarga yang ditinggalkan. Dengan melayat, kita juga turut mendoakan tetangga yang meninggal. 9. Mengikuti Rapat RT / RW Ketika diadakan rapat rt atau rw, kita harus hadir jika memang diundang. Menghadiri rapat sama halnya menciptakan ikatan kerukunan antar warga desa. Rapat desa juga menjadi wadah untuk bertemu, saling mengeluarkan pendapat, dan saling menghargai pendapat orang lain. 10. Saling Menyapa Ketika Bertemu Saat bertemu tetangga di jalan, kita harusnya mengucapkan salah atau setidaknya menyapa mereka. Jika mungkin belum kenal dengan tetangga, kita bisa mengganti sapaan dengan senyuman yang tulus. Cara ini sangat penting untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat untuk menciptakan kerukunan. Penutup Sekian pembahasan kali ini tentang contoh sikap menjaga kerukunan di sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap. Dengan menjaga kerukunan, maka kehidupan sosial akan menjadi sangat indah, damai, saling menghargai, dan saling menghormati satu sama lain.
menjaga kerukunan dengan tetangga merupakan bentuk kewajiban di lingkungan